Berita Terbaru Hari Ini Untuk Kita
keyboard_arrow_right
keyboard_arrow_right
110 Moko Jajakan Dagangan Di Jalan Asia-Afrika
berita utama, News

110 Moko Jajakan Dagangan Di Jalan Asia-Afrika

Ulyssesbooks.com – Di sepanjang jalan Asia-Afrika, Kota Bandung banyak pedagang mendadak yang memadati dengan berbagai barang dagangan yang mereka tawarkan. Sebanyak 110 mobil toko (moko) berkumpul dan menggelar berbagai dagangan mereka masing-masing.

Acara tersebut dimulai dari hari ini hingga hari minggu 24 September 2017 mendatang. Executive Coordinator Domestic Marketing Division PT Astra Daihatsu Motor Rokky Irvayandi menjelaskan even ini digelar dalam rangkaian Hari Jadi Kota Bandung (HJKB) ke-207 dan HUT ke-110 Daihatsu Internasional.

Sesuai dengan angka kelahiran Daihatsu, maka dari itu ada sejumlah 110 moko yang ikut berpartisipasi untuk menjajakan dagangan mereka di sepanjang kawasan tersebut. “Di sepanjang jalan ini ada banyak moko dengan berbagai bentuk dan menyajikan berbagai jualan. Mulai dari kuliner, fashion, dan lain-lain,” ujar Rokky di Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Sabtu (23/9/2017).

Acara yang digelar oleh Daihatsu tersebut pertama berlangsung memang di Kota Bandung. Sementara di kota-kota lain seperti Jakarta, kegiatan serupa sudah rutin digelar dengan nama Grand Max Festival Kuliner.

“Tahun ini kita pilih Bandung karena kota ini salah satu daerah penjualan Grand Max terbesar di Indonesia. Terlebih momennya pas dengan HUT Kota Bandung,” kata Roxxy.

Acara bernama Bandung Oto Trade Market atau ‘Botram’ digelar di sepanjang Jalan Asia Afrika mulai dari perempatan Jalan Tamblong hingga pertigaan Alun-alun Kota Bandung. Seluruh moko penjual produk makanan, mainan dan fashion menggunakan Grand Max. Mobil tersebut kebanyakan dimodifikasi sendiri oleh pemiliknya sesuai dengan kebutuhan.

Sesuai arti botram yaitu makan bersama, di tengah jalan panitia menyediakan sebuah tempat duduk bagi pengunjung untuk sekadar melepas lelah atau menikmati makanan yang mereka beli. Selama dua hari Jalan Asia Afrika akan ditutup untuk kepentingan even ‘Botram’. Selain menghadirkan 110 moko, acara ini dimeriahkan oleh sejumlah penampil yang pentas di sebuah panggung besar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *