Berita Terbaru Hari Ini Untuk Kita
keyboard_arrow_right
keyboard_arrow_right
Angin Kencang Perparah Kebakaran Lahan Meluas Di Bromo
berita utama, News

Angin Kencang Perparah Kebakaran Lahan Meluas Di Bromo

Ulyssesbooks.com – Gunung Bromo tepatnya di daerah Kaldera dilanda kebakaran yang cukup parah. Luas lahan savana yang terbakar kira-kira mencapai 30 hektare.

“Ada sekitar 30 hektar, petugas gabungan di lapangan tengah bekerja keras memadamkan api. Ada sekitar 80 petugas,” kata Kepala BB TNBTS John Kennedie, Senin (11/9/2017) petang.

Saat ini, petugas gabungan dari Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS), Polri, TNI, serta masyarakat masih berusaha melakukan pemadaman. Pada beberapa titik sudah berhasil untuk dipadamkan. Namun petugas tidak akan membiarkan kebakaran semakin meluas.

Mengingat, kondisi di lapangan angin berhembus kencang dan memudahkan savana terbakar. “Beberapa titik sudah padam, tapi petugas masih bekerja terus. Pantang pulang sebelum padam,” tegasnya di ujung telpon.

John menjelaskan, lahan savana yang terbakar berada di wilayah Probolinggo. Lokasinya di sekitaran padang pasir, badai pasir juga mempersulit upaya pemadaman. “Yang terbakar savana di pinggir itu,” terangnya.

John mengaku tengah menyelidiki. Banyak dugaan kata dia, seperti wisatawan yang sengaja membuang puntung rokok atau masyarakat tengah mencari kayu bakar.

“Pastinya diselidiki. Semua masih dugaan. Kita libatkan aparat penegak hukum nantinya,” terang John.

TNBTS gencar melakukan sosialisasi terkait bahaya kebakaran, karena saat ini memasuki musim kemarau. Masyarakat maupun wisatawan diharapkan mampu menjaga serta mengantisipasi untuk terjadi kebakaran.

“Sudah kita lakukan imbauan, semoga api segera bisa dipadamkan malam ini,” ujarnya.

Seperti diberitakan, wilayah kaldera Gunung Bromo terbakar. Titik api menjalar di kawasan Pengol atau blok Watu Kutho berdekatan dengan Pasir Berbisik masuk Kabupaten Probolinggo, siang tadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *