Berita Terbaru Hari Ini Untuk Kita
keyboard_arrow_right
keyboard_arrow_right
Mucikari Di Akun Facebook Berhasil Diamankan
berita utama, News

Mucikari Di Akun Facebook Berhasil Diamankan

Ulyssesbooks.com – Polisi kembali berhasil mengungkap sebuah situs yang ada di media sosial baru-baru ini. Tersangka kedapatan menawarkan jasa esek-esek kepada para pelanggannya melalui jejraing sosian akun facebooknya pribadi.

Tersangka yang berinisial FDS (27) diketahui merupakan salah satu warga Makassar yang bertempat tinggal di Wonorejo dan statusnya ngekos. FDS menawarkan para pekerjanya yang diakui sebagai temannya kepada para konsumen yang berminat.

Dan layanan yang dia umumkan pada caption akun facebooknya yakni jasa bermain dengan personil sebanyak tiga orang atau sering disebut (threesome). “Tersangka menawarkan korban melalui akun Facebooknya. Di akun itu juga ditunjukkan wajah korban,” ujar Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Leonard Sinambela, Selasa (31/10/2017).

Kronologi kejadian berawal dari tersangka yang manawarkan seorang temannya lewat akun facebooknya pada Hari Minggu (29/10/2017) sekitar pukul 09.00 WIB. Selanjutnya untuk keesokan harinya, pemesan menghubungi kontak tersangka pada hari Senin (30/10/2017) sekitar pukul 15.00 WIB.

Mereka melakukan janjian melalui aplikasi whatsapp pribadi milik mereka. “Hari Minggu sekira pukul 09.00 WIB tersangka menawarkan korban melalui akun Facebook tersebut dan pada hari Senin pukul 15.00 WIB mereka mendapat tamu dan dilanjutkan komunikasi melalui akun WhatsApp milik tersangka untuk kesepakatan harga,” ujar Leo.

Tersangka diketahui memasang tarif Rp 700 ribu setiap dua jamnya. Setelah kesapakatan terjadi mereka melakukan pertemuan di sebuah hotel di Jalan Diponegoro.

“Kesepakatan harga Rp 700 ribu per 2 jam, dengan pembagian Rp 400 ribu untuk korban dan Rp 300 ribu untuk komisinya tersangka. Setelah menyepakati harga dan tempat, korban selanjutnya direkrut oleh tersangka untuk menemui tamunya melayani perbuatan persetubuhan, yang dilakukan secara bersama juga dengan tersangka,” kata Leo.

Tersangka mengakui sudah sebanyak dua kali menjual korban. Pertama kali korban dijual pada Minggu (29/10/2017) di sebuah hotel di Jalan Kedungsari. Tarifnya sama, yaitu 700 ribu dan tersangka mendapatkan 200 ribu. Dalam kasus ini, tersangka dijerat pasal 2 Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang, pasal 296, dan 506 KUHP.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *