Berita Terbaru Hari Ini Untuk Kita
keyboard_arrow_right
keyboard_arrow_right
Jasad Yang Ditemukan Di TPU Janti Ternyata Korban Pembunuhan
berita utama, News

Jasad Yang Ditemukan Di TPU Janti Ternyata Korban Pembunuhan

Ulyssesbooks.com – Penyelidikan yangg dilakukan oleh petugas kepolisian akhirnya membuahkan hasil. Polisi berhasil menemukan apa yang menjadi penyebab meninggalnya seorang pria yang ditemukan sudah dalam keadaan tidak bernyawa.

Pertama kalinya korban ditemukan dalam kondisi tewas di sebuah TPU Janti, Sukun, Kota Malang. Pria tersebut diketahui bernama Donny Suprayitno (59) yang dittemukan pada Selasa (1/5/2018) pagi.

Sebelumnya, peuas kepoisian sudah menaruh kecurigaan terhadap mayat tersebut yang diaggap meninggalnya tidak wajar. Dari kecurigaan tersebut petugas langsung melanjutkan untuk melakukan penyelidikkan terhadap mayat yang ditemukan tersebut.

Petugas melakukan penyelidikkan dengan memberi para saksi pertanyaan yang berkaitan dengan penemuan jasad korban. Korban sebelumnya terlihat berjalan dengan langkah yang sempoyongan sebelum ditemukan meninggal.

Dari latar belakang korban yang bekerja sebagai tukang bangunan di sebuah proyek di Jalan S Supriyadi, Sukun Kota Malang, sampailah polisi pada sosok pelaku bernama Teguh Susatya (47), warga Desa Karanduren, Pakisaji, Kabupaten Malang, yang masih rekan kerja korban. Pelaku juga diketahui sebagai orang yang terakhir bersama korban.

“Awalnya kita mintai keterangan sebagai saksi. Seperti ada yang janggal, insting itu terus kami jalankan dengan penyelidikan maraton, sampai pada akhirnya dia mengakui telah membunuh korban. Dengan memaksanya memakan biji jarak dan tape ketan,” beber Anang.

Dari keterangan pelaku, pada tanggal 30 Maret 2018 silam, pelaku menjemput korban di tempat kerja mereka lalu mengajaknya menuju Pasar Besar Malang. Di pasar tersebut, pelaku menawarkan biji jarak untuk dimakan korban.

“Saat itu alasannya bisa menyembuhkan sakit sesak nafas korban. Setelah memakan jarak, pelaku memberi tape hitam, dan semua sudah direncanakan,” ungkap Anang.

Biji jarak yang telah dikonsumsi oleh korban ternyata bereaksi lebih cepat dari dugaan. Pada waktu itu, dalam perjalanan kembali, kondisi korban disebutkan sudah tak membaik.

“Hingga ditinggalkan begitu saja di TPU Janti, sampai besok paginya ditemukan warga, sudah dalam kondisi meninggal,” sebut Anang.

Polisi pun menjerat pelaku dengan pembunuhan berencana. “Tersangka membunuh, karena jengkel, utang sebesar Rp 200 ribu, terus ditagih oleh korban,” tegas Anang.

Selain autopsi, uji labfor juga dilakukan untuk mengungkap secara pasti kandungan di dalam lambung korban.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *