Berita Terbaru Hari Ini Untuk Kita
keyboard_arrow_right
keyboard_arrow_right
Oknum Polisi Di Purworejo Diamankan Lantaran Lakukan Penjualan BBM Secara Ilegal
berita utama, News

Oknum Polisi Di Purworejo Diamankan Lantaran Lakukan Penjualan BBM Secara Ilegal

Ulyssesbooks.com – Seorang oknum polisi menjadi dalang dibalik penjualan secara ilegal bahan bakar jenis solar. Pelaku yang diketahui menjadi bos besar dibalik penjualan ilegal tersebut dulunya merupakan polisi yang pernah ditugaskan di Ditpolair Polda Jawa Tengah di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang sebelum mutasi ke Polres Purworejo.

Bripka berinisial TW tersebut hingga saat ini masih menjalani proses pemeriksaan dengan bersama seorang nahkoda kapal yang berinisial NS. Sebelumnya, Ditpolair Polda Jateng mengamankan kapal kayu bermuatan 10 ton solar, beserta seorang nahkoda.

Proses penangkapan dilakukan oleh petugas patroli Polair Mabes Polri hari Selasa (24/7/2018) lalu. Saat itu kapal BKO dari Ditpolair Baharkam Mabes Polri, Kapal Sikatan melakukan patroli, dan menemukan kapal tanpa nama dan tidak dapat menunjukkan surat dokumen yang dibutuhkan.

Dari hasil pengembangan, ternyata kapal tersebut merupakan milik seorang anggota kepolisian yang bertugas di Polres Purworejo. Polisi tersebut juga diduga sebagai pemilik bisnis jual-beli solar ilegal itu.

Direktur Polairud Polda Jateng Kombes Pol Andreas Kusmaedi menuturkan di hadapan awak media bahwa sebelum mutasi ke Polres Purworejo, Bripka TW pernah bertugas di Ditpolair Polda Jateng.

Namun, dirinya memastikan mutasi tersebut bukan karena kinerja buruk, melainkan alasan TW memang bertempat tinggal di Purworejo.

“Kinerjanya ya lumayan. Pindah ke Purworejo memang itu permintaan yang bersangkutan. Mutasi sekitar satu tahun lalu,” ujarnya, Rabu (1/8/2018).

Untuk saat ini, oknum polisi dan nahkoda masih dalam pemeriksaan. Namun, pihaknya tidak melakukan penahanan karena ancaman hukuman kurang dari lima tahun.

“Proses pidana masih berjalan. Kami periksa yang bersangkutan. Begitu pula dengan kode etik juga terus dilakukan,” paparnya.

Pihaknya masih belum dapat memberikan keterangan solar “kencingan” secara detil. Namun, diduga itu didapat dari kapal dan akan dijual kepada nelayan-nelayan.

“Ini masih dalam pengembangan. Untuk saat ini masih kami mintai keterangan sebagai saksi. Nanti bisa jadi tersangka,” tandas dia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *