Berita Terbaru Hari Ini Untuk Kita
keyboard_arrow_right
bima
berita utama, News

Proses Pencarian Korban Longsor Di Brebes Masih Belum Maksimal

Ulyssesbooks.com – Usaha yang dilakukan dalam mencari korban tanah longsor yang terjadi di Desa Pasirpanjang, Salem, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah untuk hari pertama tidak membuahkan hasil yang maksimal.

Hal tersebut dikarenan luasnya lahan longsor yang begitu luas dan proses pencarian korban juga dilakukan secara manual. Untuk hari ini, Tim SAR hanya baru berhasil menemukan satu jenazah korban dan beberapa potongan tubuh.

Kepala Basarnas Jawa Tengah, Noer Isrodin mengatakan, pencarian hari ini belum maksimal karena masih menggunakan cara manual. Jumlah korban yang ditemukan juga sangat minim.

“Memang tidak bisa maksimal karena masih manual, pakai alat seadanya. Alat berat juga baru datang siang tadi. Tapi besok akan ada tambahan alat berat lagi sehingga berjumlah empat unit,” kata Kepala Basarnas Jateng, Noer Isrodin saat konferensi pers di posko bencana.

Dengan adanya tambahan alat berat untuk membantu proses pencarian para korban longsor baru datang hari Sabatu. Dengan adanya bantuan alat berat semoga bisa mempermudah dalam proses mengevakuasi para korban yang saat ini masih tertimbun. Tidak hanya bisa membantu dalam mencari korban saja, alat berat tersebut juga bisa digunkaan untuk membersihkan lokasi dari batang pohon yang menghambat proses pencarian.

Dandim 0713 Brebes, Letkol Ahmad Hadi Hariono menjelaskan, pencarian korban pada Sabtu besok akan menggunakan pola sama. Hanya saja zona pencarian akan bertambah ke lereng Gunung Larang.

“Kita akan turun ke lereng Gunung Larang, karena dimungkinkan banyak korban yang terbawa ke situ,” terang Dandim.

Selama berjalannya proses pencarian yang dilakukan, warga Salem maupun dari luar berduyun duyun datang untuk ikut melihat proses pencarian. Kapolres Brebes, AKBP Sugiarto meminta kesadaran warga untuk tidak mendekati ke lokasi pencarian. Masuknya warga ke dekat lokasi pencarian bisa menghambat kinerja petugas.

“Masyarakat diminta agar tidak datang ke lokasi, karena ini bukan tontonan,” tandasnya.

Sementara kepada warga yang mendiami rumah dekat lereng agar mengungsi ke lokasi yang aman. Mengingat saat ini, intensitas hujan masih cukup tinggi sehingga bisa membahayakan keselamatan.

berita utama, News

Suami Tega Jual Istrinya Seharga Lima Juta

Ulyssesbooks.com – Polisi saat ini telah bergerak untuk kembali mengamankan seorang pria yang dengan tega menjual istrinya sendiri. Dan alat yang dijadikan sarana untuk menawarkan yakni melalui media sosial.

Mereka berhasil diamankan pada saat sedang berada di salah satu hotel yang terletak di kawasan Surabaya selatan. Pelaku yang merupakan suami korban yakni bernama Dudang Sudiana (37). Sedangkan sang istri yang menjadi korban diketahui berinsial PT. Mereka berdua sama-sama merupakan warga Bandung.

“Menggunakan medsos facebook untuk berkomunikasi dan menawarkan diri,” ujar Kasubbag Humas Polrestabes Surabaya Kompol Lily Djafar, Selasa (20/2/2018).

Tidak hanya ditawarkan lewat akun facebook milik suaminya saja, sang korban juga turut serta menawarkan dirinya sendiri di akun pribadi miliknya itu. Bagi yang tertarik, mereka memasang tarif sebesar lima juta rupiah. Mereka berdua sengaja datang ke Surabaya lantaran ada yang tertarik dengan layanan mereka.

Deal harga akhirnya ada di angka RP 2 juta dan disepakati bertemu di hotel di kawasan Surabaya selatan. Ironisnya, pasutri ini mengajak dua anak mereka. Bagian dari kesepakatan deal itu adalah pria yang membooking bersedia memesan dua kamar. Satu untuk mereka dan satu untuk anak mereka.

“Saat melakukan itu, kami gerebek mereka,” kata Lily.

Lily menambahkan, motif utama dari kasus ini adalah motif ekonomi dan fantasi. Tersangka bahkan mengaku tak hanya sekali melakukan praktik ini, melainkan sudah belasan kali. “Tersangka telah melakukan praktiknya sejak awal tahun 2016 sampai dengan 2018 ini,” lanjut Lily. Untuk kasus ini tersangka dikenai pasal 296 KUHP dan Pasal 506 KUHP tentang perbuatan cabul.

berita utama, News

Pelaku Jajakan Pacarnya Sendiri Sebagai Pemandu Lagu Di Malang

Ulyssesbooks.com – Pihak kepolisin berhasil mengamankan seorang pria yang bernisial FR (19) yang telah diduga membawa pergi anak yang masih dibawah umur. Dari hasil penyelidikan yang telah dilakukan oleh Unit Perempuan dan Anak (UPPA) Polres Malang, pelaku telah menjajakan korban untuk dijadikan sebagai seorang pemandu lagu.

Tidak hanya itu saja, FR juga telah berpuluh kali melakukan hubungan terlarang dengan korban selama hampir seminggu pelaku membawa kabur korban dari rumahnya. Korban yang berhasil dibawa lari oleh FR masih berusia 16 tahun.

Pelaku berhasil membujuk korban dengan rayuan gombalnya dengan menjadikan korban yang masih berusia dibawah umur itu menjadi seorang pemandu lagu.

Ada dugaan, FR juga melakukan pemaksaan dan mengiming-imingi imbalan, agar korban menuruti kemauannya. “Korbannya masih berstatus pelajar. Dijadikan pemandu lagu dengan imbalan uang,” terang Kasatreskrim Polres Malang AKP Adrian Wimbada di Mapolres Malang Jalan Ahmad Yani, Kepanjen, Selasa (13/2/2018).

Perbuatan FR terungkap dari razia petugas di sebuah tempat karaoke. Korban yang berada di lokasi mengaku baru menjadi seorang pemandu lagu atas permintaan FR. Hasil interogasi juga menemukan, FR bersama teman wanitanya mengajak korban dengan imbalan Rp 200 ribu.

“Katanya diberi imbalan uang oleh pelaku sebesar Rp 200 ribu. Hasil penyelidikan kami, ternyata korban sudah pergi meninggalkan rumah sejak 5 Febuari 2018 lalu,” terang Adrian.

Sebelumnya antara pelaku dan korban memang telah saling mengenal satu sama lainnya. Ketika memutuskan untuk meninggalkan rumah, korban dijemput oleh pelaku. Selama 7 hari lamanya, FR membawa korban di sebuah rumah kost milik temannya di kawasan Kepanjen, Kabupaten Malang.

Selama itu juga, pelaku berulangkali menyetubuhi korban hingga memaksanya untuk menjadi pemandu lagu. Keluarga mulai panik, korban tidak kembali pulang. Upaya pencarian kemudian dilakukan.

“Untuk sementara FR dan teman wanitanya masih dilakukan pemeriksaan. Untuk membuktikan adanya tindak pidana yang bisa menjerat pelaku,” beber Adrian.

Adrian juga mengungkap, antara korban dan pelaku selama ini memang mempunyai hubungan khusus (pacaran). Persetubuhan dilakukan di rumah kost milik teman pelaku. “Semua masih kita dalami, termasuk tindak pidana trafficking dengan menjadikan korban sebagai pemandu lagu,” tandas Adrian.

Karena perbuatannya, FR bisa dijerat pasal 81 dan pasal 82 UU No 35 tahun 2014 tentang Perubahan UU No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dan Pasal 332 KUHP, atas persetubuhan dengan anak di bawah umur dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

berita utama, News

Polisi Lakukan Penyelidikan Dengan Mobil SUV Mewah Yang Tabrak Pesepeda Di Jaksel

Ulyssesbooks.com – Saat ini para petugas kepolisian masih melakukan penelusuran terkait dengan identitas seorang yang menjadi pengendara mobil SUV mewah. Sebelumnya, mobil SUV mewah telah terlibat sebuah insiden kecelakaan yang menabrak para rombongan pesepeda yang sedang melintas di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan.

Pihak dari kepolisian akan segera melakukan pengecekan terhadap mobil SUV mewah itu ke Samsat. “Ini baru dicek pelakunya kendaraan B-2765-SBM. Mau dicek Samsat siapa pemiliknya,” kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Halim Pagarra, Sabtu (10/2/2018).

Pihaknya juga menuturkan jika kecelakaan yang telah terjadi pada pagi hari tadi. Jika dilihat dari keterangan yang ada, para pesepeda yang ditabrak berasal dari Bekasi.

“Ada kecelakaan rombongan sepeda tadi pagi jam 6. Di Jalan Gatot Subroto. Dari rombongan sepeda Bekasi ditabrak oleh B-2765-SBM,” tuturnya.

Halim juga belum mengetahui jelas soal kondisi korban kecelakaan tersebut.

“Saya mau cek laporan ini,” ujarnya.

Informasi mengenai kecelakaan tersebut tersebar luas di media sosial dan aplikasi percakapan WhatsApp. Kecelakaan itu disebut terjadi pada Sabtu (10/2) pagi tadi. Informasi itu pun disertai foto-foto kecelakaan.

berita utama, News

Garis Polisi Telah Dipasang Di Lubang Misterius Gunung Kidul

Ulyssesbooks.com – Garis polisi untuk sekarang ini telah dipasang di sekitar tempat yang dengan tiba-tiba ada lubang dengan ukuran besar misterius. Kejadian aneh tersebut terjadi di sekitar wilayah Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Sudah sejak awal bulan Desember yang lalu garis polisi dipasang oleh petugas kepolisian setempat.

“Masangnya (garis polisi) ini sudah lama, waktu sekitar bulan Desember lalu,” kata Suyatmi di lokasi, Rabu (7/2/2018).

Garis polisi dipasang di lubang yang muncul di ladang milik Suyatmi (47), warga Dusun Pringluwang, Desa Bedoyo, Kecamatan Ponjong. Lubang ini menjadi yang terbesar di antara total 4 lubang yang muncul di desa ini.

Selain itu, Suyatmi juga menuturkan jika awal adanya lubang misterius tersebut bermula dari bulan November 2017 yang lalu. Atas penemuan tersebut, Suyatmi langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Seiring berjalannya waktu, ternyata luang yang ada di ladangnya semakin melebar. Saat ini saja diameter lubang sudah mencapai antara 10-12 meter, dengan kedalaman 5-6 meter.

Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, sambung Suyatmi, akhirnya polisi datang untuk memasang garis polisi di sekitar lubang. Namun setelahnya menurutnya tidak ada tindakan lebih jauh aparat.

“Cuma baru kemarin (Selasa) ini ramainya. Tahu-tahu polisi dan pak lurah (kades) datang ke sini melihat lubang,” ungkapnya.

Suyatmi berharap, tindakan aparat kepolisian dan aparat pemerintah tidak hanya sekedar memasang garis polisi. Dia menunggu pemerintah mencari solusi supaya lubang tersebut tidak meluas.

“Harapannya sih pemerintah mau ngasih bantuan untuk uruk. Kalau tidak (luas lubang) takut nambah terus. Pemilik ladang lainnya di kanan kiri (lubang) juga mulai khawatir,” pungkas dia.

berita utama, News

Ratusan Juta Uang Di ATM Garut Raib Dicolong Sekawanan Pencuri

Ulyssesbooks.com – Para pencuri yang diduga berjumlahkan lebih dari satu orang pelaku berhsail melakukan pembobolan mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) yang berada di salah satu minimarket di Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Uang yang berjumlah ratusan juta lenyap digondol oleh para pelaku pencurian. Insiden pencurian tersebut berlangsung pada Kamis (1/2/18) dini hari di Jalan Raya Bayongbong-Garut, Kecamatan Bayongbong. Salah seorang karyawan yang bernama Sandi (21), menuturkan jika aksi pencurian mesin ATM tersebut pertama kalinya diketahui pada pagi hari saat karyawan hendak membuka toko.

“Pas buka tralis, masuk toko, tahu-tahu (mesin ATM) udah membuka dan rusak,” ucap Sandi.

Mesin ATM yang dirusak tersebut rusak pada bagian depan. Area bagian depan minimarket ini tidak ditemukan kerusakan. Namun ada sebuah lubang di atap bagian belakang minimarket. Diduga lubang tersebut merupakan akses masuk para pelaku.

Personel Polres Garut dan Polsek Bayongbong sudah olah tempat kejadian perkara (TKP). Sejumlah karyawan didengar keterangannya.

Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna mengatakan pelaku membawa kabur uang ratusan juta rupiah. “Uang di ATM ada 375 juta rupiah, yang disisakan ada 400 ribu rupiah,” kata Budi di tempat yang sama.

Di lokasi kejadian perkara, polisi berhasil mengamnakn sejumlah barang bukti yang ditinggalkan para pelaku, antara lain sebuah mesin las dan gas LPG 3 kilogram. Barang bukti tersebut diduga digunakan pelaku untuk membobol mesin ATM.

“Ini ada barang bukti yang ditinggalkan pelaku, ada tabung gas dan mesin las, sarung tangan juga. CCTV sudah kita bawa untuk penyelidikan,” ucap Budi.

berita utama, News

Perempuan Yang Tenggelam Di Sungai Opak Diselamatkan Para Warga

Ulyssesbooks.com – Seorang perempuan berhasil diselamatkan setelah tenggelam di sungai Opak yang ada di Bantul. Korban bernama Septiana (20), warga Klaten, Jawa Tengah merupakan salah satu mahasiswi UNS.

Setelah berhasil diselamatkan oleh warga, korban mengaku jika telah dilempar kekasinya dari atas jembatan. Sebelum dilempar ke Sungai Opak, korban dengan pelaku sempat cekcok persis di atas jembatan.

Menurutnya pengakuan korban, pelaku tidak beraksi seorang diri melainkan dibantu oleh seorang temannya. Saat ini, polisi masih melakukan pengejaran terhadap kedua orang yang disebut oleh korban.

“Pelaku ada dua orang, pacar korban sama temannya. Sampai saat ini kami masih melakukan pengejaran, anggota saya sudah berangkat,” sebutnya.

Sebelumnya, korban ditemukan pertama kali dalam kondiri terapung di bawah Jembatan Kretek Bantul, Senin (29/1/2018) dinihari. Korban pertama kali diketahui oleh Sumber Widodo (42) dan Wisni (29), warga Kretek yang kebetulan melewati jembatan.

Sebelumnya, korban ditemukan mengapung di bawah Jembatan Kretek Bantul, Senin (29/1/2018) dinihari. Korban pertama kali diketahui oleh Sumber Widodo (42) dan Wisni (29), warga Kretek yang kebetulan melewati jembatan.

Sesampainya di atas jembatan mereka mendengar ada suara teriakan meminta pertolongan. Suara tersebut datang persis di bawah Jembatan Kretek. Setelah dilihat ternyata sumber teriakannya berasal dari korban.

“Kemudian saksi tersebut datang ke Koramil 13/Kretek. Mendapat laporan tersebut petugas langsung meluncur ke TKP dan menghubungi Polsek Kretek serta SAR Parangtritis,” jelas Leo.

“Akhirnya korban berhasil ditolong dengan menggunakan pelampung dan perahu dayung. Korban berhasil diselamatkan kemudian oleh petugas langsung dilarikan ke Puskesmas Kretek,” lanjutnya.

berita utama, News

Pelaku Pelecehan Sosial Di Surabaya Akhirnya Diamankan Polisi

Ulyssesbooks.com – Pencarian terhadap pelaku pelecehan yang dilakukan oleh seorang perawat terhadap salah satu pasien wanita terjadi di National Hospital akhirnya mendapatkan hasil. Pelaku yang bernama Junaedi akhirnya berhasil ditemukan dan saat ini sudah diamankan oleh pihak kepolisian.

“(Junaedi) sudah ditemukan pukul 05.10 WIB,” ujar Kasubbag Humas Polrestabes Surabaya Kompol Lily Djafar, Jumat (26/1/2018).

Pihaknya mnuturkan jika pelaku berhasil diamankan di sebuah hotel yang berada di Surabaya yang dijadikan sebagai tempatnya bersembunyi. Setelah ditemukan, pelaku langsung di giring menuju Polrestabes Surabaya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Sudah diserahkan ke unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA),” tandas Lily.

Junaedi merupakan perawat pria yang melakukan pelecehan seksual terhadap seorang pasien wanita National Hospital. Perbuatan itu dilakukannya pada Selasa (23/1/2018). Saat itu, Junaedi melakukannya di ruang pemulihan saat pasien usai melakukan operasi. Pelecehan seksual itu sudah dilaporkan ke Polrestabes Surabaya.

berita utama, News

Ibu Rumah Tangga Di Rembang Tewas Tertabrak KA Mutiara Timur

Ulyssesbooks.com – Seorang wanita yang berasal dari Pasuruhan ditemukan dalam keadaan tewas lantaran tertabrak kereta api. Insiden tertabraknya wanita tersebut berlangsung di lintasan rel KA KM 52 + 9/ 53, Dusun Krajan, Desa Raci, Kecamatan Bangil.

Diketahui wanita tersebut tewas ditabrak oleh Kereta Api Mutiara Timur. Pada saat pertama kalinya ditemukan, kondis korban terlihat begitu mengenaskan setelah terlempar sejauh 15 meter dari titik pertama tertabrak. Tubuhnya membentur gubug yang ada di lokasi sekitar sawah.

Kejadian nahas tersebut dialami korban yang bernama Sulaimah (37), ibu rumah tangga asal Desa Pandean, Kecamatan Rembang, ini bermula saat ia dan dan suaminya berkunjung ke rumah saudaranya bernama Sanusi, di Dusun Krajan, Desa Raci.

Setelah sampai di rumah saudaranya, suami korban berpamitan keluar sebentar untuk beli telur. Namun tanpa sepengetahuan saudaranya, korban ternyata menyusul suaminya keluar rumah.

Setibanya dirumah, suami korban tidak menemukan dimana korban sehingga berniat langsung melakukan pencarian terhadap korban. Belum lama mencari, Sanusi mendapati korban sudah tertabrak kereta. Sanusi dan anggota keluarga korban langsung menangis histeris mendapati korban tewas mengenaskan.

“Diduga saat menyeberang rel, korban tak memperhatikan lintasan kereta sehingga ia tertabrak KA Mutiara Timur KA jurusan Surabaya-Banyuwangi,” kata Kanit Reskrim Polsek Bangil Iptu Kuncoro, di Polsek Bangil, Sabtu (20/1/2018).

Menurut Kuncoro, korban meninggal di lokasi. Kondisi kepala korban pecah dan kedua kakinya patah. “Korban MD (meninggal dunia) di lokasi,” terang Kuncoro.

berita utama, News

TNI Gadungan Di Kediri Berhasil Diamankan Pihak Kepolisian

Ulyssesbooks.com – Mengaku sebagai salah satun anggota TNI , seorang pria yang berasala dari Tulungagung berhasil diamankan oleh pihak kepolisian. Dengan mengaku sebagai anggota TNI, seorang pria tersebut berhsail melakukan tindakan penipuan dan juga menyetubuhi seorang gadis yang telah dijadikan korban oleh pelaku.

Seorang anggota TNI gadungan tersebut diketahui bernama Riyan Teguh Wahyudi (29) warga Kelurahan Tanggul Turus, Kecamatan Besuki, Tulungagung. Pelaku berhasil diamankan oleh petugas kepolisian ketika sedang berada di daerah Wates, Kediri. Riyan mengaku sebagai seorang anggota TNI kepada Ayu (20), seorang gadis asal Desa Gadungan, Kecamatan Wates. Melihat profesinya yang seorang tentara, Ayu pun kesengsem dan menjalin hubungan asmara.

Dengan kepercayaannya tersebut, korban rela melakukan hubungan suami istri lantaran telah dijanjikan akan dinikahi dan juga dibelikan rumah oleh tersangka penipuan. Tidak melakukan apa yang telah dijanjikannya justru pria tersebut malah melarikan diri. Selama berbulan-bulan Ayu dan tersangka tidak berkabar.

Penasaran dengan keberadaan Riyan, Ayu melapor ke Koramil Wates. Dari sinilah anggota Koramil curiga dan mencari keberadaan Riyan. Riyan akhirnya berhasil ditemukan dan diamankan. Ternyata Riyan telah melakukan banyak aksi kejahatan dengan pengakuannya sebagai seorang tentara. Riyan dicari sebuah leasing karena tidak membayar motor yang diangsurnya. Riyan juga tak membayar kosnya.

“Saya sudah curiga kalau dia TNI gadungan karena saat saya tanya surat keterangan, dia tidak punya dan ada gadis yang mencari cari dia ke kelurahan,” ujar Lurah Plaosan Joko Susanto, Rabu (17/1/2018).

Menurut Pjs. Dandim 0809 Kediri Letkol Slamet Sujianto, saat ini anggotanya bersama dengan polisi sedang menginterogasi pelaku. “Anggota saya sudah mengamankan dan menyerahkan kepada pihak kepolisian untuk proses selanjutnya,” ucap Slamet. Senada dengan Slamet. Kapolres Kediri AKBP Erick Hermawan juga menjelaskan jika saat ini anggota nya sedang dalam penyelidikan dan masih mencari apakah ada unsur pidana lain yang dilanggar oleh yang bersangkutan.

“Saat ini anggota saya sedang menyelidiki kasusnya dan apakah ada unsur pidana lain yang sedang dilanggar oleh pelaku,” tandas Erick.